klikheadline.com
Beranda Minggu 26 Mei 2013
Pencarian Berita
Kesehatan
TIP HADAPI PELANGGAN REWEL.
TIP HADAPI PELANGGAN REWEL
Berita Lainnya
Mutasi Flu Burung Hanya pada Unggas
Goetze Cetak Hatrik Menangkan Dortmund Atas Hanover 96
Kesehatan
Deteksi Dini Kanker Paru-paru
Pemprov Bali Tanggung Biaya..
 
JAKARTA (Klik HL) – Pepatah mengatakan, pembeli adalah raja. Jadi, kita harus melayani pelanggan dengan baik. Saat ini, kualitas layanan yang membedakan antara satu perusahaan dan perusahaan lain.
Peritel dengan layanan pelanggan buruk berisiko kehilangan pendapatan. Bahkan, berisiko kehilangan bisnis. Tapi, bagaimana jika pelanggan itu bukan jenis orang yang rewel? Berbagai jenis pelanggan yang masuk kategori pelanggan sulit. Mereka adalah pelanggan yang marah, tidak sabaran, mengintimidasi, cerewet, terlalu banyak menuntut, dan ragu-ragu.
Sebagai penjual, Anda harus tetap menangani mereka secara profesional. Yang pertama harus Anda lakukan adalah menyadari bahwa Anda tidak dapat mengendalikan perilaku orang lain. Anda memiliki kendali atas tindakan Anda. Tapi, Anda tidak dapat memengaruhi tanggapan pelanggan. Jangan menjadikan itu sebagai masalah pribadi. Ingat, membantu konsumen adalah tugas Anda. Pastikan sikap Anda selalu “Saya di sini untuk membantu yang terbaik.”
Berdasarkan situs career-advice.monster.com, bila Anda seorang manajer, Anda harus memutuskan berdasarkan kasus per kasus, kapan Anda harus melangkah dan mengambil alih. Manajer harus turut campur jika penjual menghadapi pelanggan kasar. Manajer harus memahami pentingnya mengatasi situasi dalam cara yang tidak membuat perusahaan tampak tidak kompeten, sambil menjelaskan kepada para konsumen bahwa perusahaan sudah mengikuti kebijakan perusahaan.
Menangani Pelanggan yang Sulit
Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi pelanggan:
o Kendalikan diri Anda sendiri. Jangan pernah berdebat dengan pelanggan saat mereka marah, menjengkelkan atau mengeluh. Jika Anda membiarkan seorang pelanggan membuat emosi Anda ikut naik, Anda kehilangan kemampuan untuk mengendalikan situasi. Ingat bahwa Anda bisa kehilangan seorang pelanggan yang baik jika Anda menunjukkan kebosanan, terganggu, meremehkan atau tidak senang.
o Dengarkan dan biarkan pelanggan melampiaskan perasaan mereka. Tunjukkan perhatian Anda atas perasaan konsumen. Pertahankan perhatian tulus dan ekspresi wajah tertarik. Suara, bahasa tubuh, dan ekspresi Anda mengomunikasikan sikap Anda. Orang-orang lebih menanggapi bagaimana Anda mengatakan daripada apa yang Anda katakan. Ketika seorang palanggan berusaha mengintimidasi, tetap tenang dan bertanyalah: “Ada yang bisa kami bantu?” Jenis pertanyaan ini juga dapat membantu Anda lebih cepat melarikan diri dari seorang pelanggan rewel atau bingung yang memonopoli waktu Anda.
o Jangan salahkan pelanggan atau perusahaan. Saat menerangkan kebijakan perusahaan Anda cobalah untuk menjelaskan apa yang salah. Gunakan pendekatan tidak langsung seperti, “Apakah masih ada pertanyaan sebelum saya bisa memberikan kepada Anda pengembalian uang?” Atau pernyataan, “Saya membutuhkan informasi tambahan.” Jangan mengakui bahwa itu kesalahan Anda atau perusahaan Anda. Itu dapat mengantarkan pada gugatan hukum.
o Cobalah untuk memecahkan masalah atau cari seseorang yang bisa memecahkannya. Bahkan, jika memecahkan masalah pelanggan bukan tugas Anda, jangan pernah mengatakan ini kepada konsumen. Carilah semua fakta yang bisa Anda dapatkan, dan lalu katakan kepada pelanggan bagaimana Anda bisa membantu. Sebelum Anda menawarkan solusi, tanya kepada pelanggan bagaimana dia ingin memecahkan masalah. Tawarkan pilihan-pilihan yang mungkin. Misalnya “Apakah Anda lebih memilih untuk berbicara dengan manajer, atau menunggu sampai saya dapat selesai mencatat pembelanjaan pelanggan supaya saya bisa memberi Anda lebih banyak waktu?” Ingat jangan menjanjikan apa pun yang tidak dapat Anda penuhi. Cari bantuan dari seseorang yang tahu, atau memiliki kewenangan dan kekuasaan lebih tinggi. (Nen/KlikHeadline)
Sumber: http://career-advice.monster.com/in-the-office/workplace-issues/how-to-deal-with-difficult-customers/article.aspx
Foto: google.com
Berita Terkait
MENGIMBANGI HIDUP DAN KERJA.
MELANGKAH KE ARAH TANTANGAN.
ZLATAN IBRAHIMOVIC
ENAM PRINSIP PRESTASI.
BERPIKIR SECARA KRITIS.
 
KOMENTAR
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
KIRIM KOMENTAR
Nama
Email
Komentar
Maksimal 250 karakter
 
B W 7 L  
Silahkan mengikuti kode pengaman yang sesuai dengan tulisan diatas.
Nasional
Presiden Minta Diinvestigasi..
KPK Tak Tertutup Kemungkinan..
Signature
Jokowi dan Gaya..
Angkutan Nyaman, Aman, Lancar,..
Ring Satu
Wapres Minta Auditor Pemerintah..
RI-Malaysia Menuju Kerja Sama..
EDITOR CHOICE
JAKARTA (Klik HL) - Komisi Pemberantasan Korupsi tidak menutup kemungkinan untuk..
(Selanjutnya)
MOST READ
21 Desember 2012 Konser Jazz : Simak Dialog Waku: 21 Desember..
(Selanjutnya)
PHOTO OF THE DAY
Relasi Umum
Ini Cara Inggris Menggalang Dana untuk Anak-anak
Idealnya, Indonesia Punya 41..
Manajemen Marah-Marah
Iptek
Gambut di Kampar Diteliti Ilmuwan Jepang-Indonesia
Perubahan Iklim Global..
Ini Studi tentang Mencairnya..
Hiburan
Olivia Culpo Dinobatkan Jadi Miss Universe
Sabang Jazz Festival, 22..
Dwiki Darmawan Siapkan..
Olahraga
Napoli Dipermalukan Bologna Di Piala Italia
Singapura Menangi Final..
Mueller Perpanjang Kontrak..
Kesehatan
Deteksi Dini Kanker Dapat Memudahkan Pengobatan
Sudah 165 Orang Tewas di..
410 Pelajar Jayapura..
Anak Muda
Tiga Inspirator Membagi Pengalaman kepada Mahasiswa
Memilih Remaja Berkarakter..
Harapan Agnes Monica dari..
Wisata
Berwisata Sambil Belajar yang Mengasyikan
Berkunjung ke Pulau-Pulau..
Toy Story Bikin Jepang..
Events & Promo
Free On Saturday
Tentang Kami
Kirim Karya
Hak cipta klikheadline.com 2013